Leave Your Message
Gergaji rantai arus bolak-balik 2200W
PERALATAN BERKEBUN

Gergaji rantai arus bolak-balik 2200W

Nomor model: UW7C108

Tegangan/Frekuensi: 230-240V/50HZ

Kecepatan Tanpa Beban (rpm): 7400rpm

Kecepatan Rantai (m/detik): 15 m/detik

Daya Terukur: 2200W

Panjang Batang (mm)/Panjang Pemotongan: 16"

Manual Sistem Perkakas Penyesuaian Rantai Gigi Logam

Pelumasan Rantai Otomatis: Ya

Soft Start: Tidak

Motor Tembaga: Ya

Kabel VDE 0,25M + Steker VDE

    DETAIL PRODUK

    UW7C108 (6)gergaji listrik rantai gergaji icfUW7C108 (7)gergaji rantai teleskopik listriki3q

    deskripsi produk

    Prinsip catu daya AC-DC pada gergaji mesin listrik

    Pertama, prinsip kerja gergaji rantai listrik.
    Gergaji rantai listrik adalah jenis perkakas listrik yang memotong dengan menggerakkan mata gergaji, yang sering digunakan untuk memotong material seperti kayu, logam, dan plastik. Prinsip kerjanya adalah menggerakkan rotor motor untuk berputar dengan arus bolak-balik positif dan negatif dari catu daya input, dan menggerakkan mata gergaji untuk memotong. Pada gergaji rantai listrik tradisional, biasanya digunakan daya AC. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, dengan perkembangan teknologi daya DC yang berkelanjutan, semakin banyak gergaji rantai listrik juga menggunakan daya DC.

    Kedua, perbedaan antara daya AC dan daya DC.
    Perbedaan terbesar antara daya AC dan daya DC terletak pada arah arus. Arus pada catu daya AC berubah arah secara periodik, sedangkan arus pada catu daya DC selalu mengalir dalam arah yang sama. Selain itu, kedua jenis catu daya ini juga berbeda dalam karakteristik tegangan dan daya. Catu daya AC biasanya memiliki tegangan dan daya yang tinggi, dan mampu beroperasi dalam waktu lama. Catu daya DC umumnya memiliki tegangan dan daya yang lebih rendah, dan masa pakai yang lebih pendek.

    Ketiga, prinsip kerja gergaji listrik dapat menggunakan catu daya AC dan DC.
    Pada gergaji mesin AC tradisional, transformator daya akan menyesuaikan tegangan catu daya AC ke tegangan operasi yang dibutuhkan oleh gergaji mesin listrik, dan kemudian melakukan penyearahan melalui rangkaian penyearah untuk mengubah AC menjadi arus searah. Pada gergaji mesin listrik dengan catu daya DC, transformator daya langsung mengatur tegangan AC ke tegangan operasi DC yang dibutuhkan tanpa perlu konversi melalui rangkaian penyearah.
    Selain itu, motor gergaji listrik juga perlu mampu beradaptasi dengan berbagai jenis catu daya. Saat menggunakan daya AC, motor perlu memiliki induktansi dan kapasitansi yang cukup untuk menyeimbangkan kecepatan dan daya keluaran rotor. Saat menggunakan daya DC, motor perlu memiliki karakteristik listrik dan teknologi kontrol sirkuit yang lebih baik untuk memaksimalkan keunggulan daya DC.

    Keempat, kinerja gergaji rantai listrik dalam kondisi rangkaian yang berbeda.
    Performa gergaji listrik dalam kondisi rangkaian yang berbeda dipengaruhi oleh jenis catu daya dan karakteristik motor. Dalam kondisi daya dan tegangan yang sama, catu daya AC biasanya dapat memberikan daya dan torsi awal yang lebih tinggi, tetapi menghasilkan interferensi elektromagnetik yang lebih besar. Catu daya DC memiliki kinerja dan akurasi pengaturan kecepatan yang lebih baik, tetapi persyaratan untuk motor lebih tinggi dan biayanya lebih tinggi.

    Singkatnya, prinsip bahwa gergaji mesin listrik dapat menggunakan daya AC dan DC terletak pada pengaturan transformator daya dan kemampuan adaptasi motor. Di bawah kondisi rangkaian yang berbeda, karakteristik gergaji mesin listrik juga berbeda. Oleh karena itu, ketika memilih gergaji mesin listrik, perlu mempertimbangkan bahan pemotongan yang dibutuhkan dan kondisi kerja untuk memilih jenis catu daya dan jenis motor yang sesuai.